Bab 5 - Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk Hidup
ðŋ Bab 5 - Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk Hidup
Menjelajahi Dunia Biologi: Dari Ciri Kehidupan hingga Taksonomi ðĶ
Berdasarkan Buku Panduan Guru & Siswa IPA SMP/MTs Kelas VII
ð Daftar Isi
ðą A. Karakteristik Makhluk Hidup
Benda mati (abiotik) dan makhluk hidup (biotik) di alam semesta memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Sesuatu dikatakan sebagai makhluk hidup jika memiliki seluruh ciri-ciri kehidupan berikut ini:
1. Bernapas
Proses menghirup oksigen (O₂) dari lingkungan dan mengeluarkan karbon dioksida (CO₂). Oksigen digunakan tubuh untuk membakar makanan sehingga menghasilkan energi (ATP).
2. Membutuhkan Nutrisi
Memerlukan asupan nutrisi untuk energi, pertumbuhan, dan mengganti sel rusak. Tumbuhan membuat makanan sendiri (autotrof), sedangkan hewan bergantung pada organisme lain (heterotrof).
3. Bergerak
Hewan bergerak aktif (berlari, terbang, berenang). Tumbuhan bergerak pasif (akar menuju sumber air, batang mengikuti cahaya matahari).
4. Tumbuh & Berkembang
Pertumbuhan: Bertambahnya ukuran, volume, dan berat yang bersifat irreversible. Perkembangan: Proses menuju kedewasaan (bayi → anak, tumbuhan berbiji → berbunga).
5. Berkembang Biak
Memiliki insting untuk melestarikan jenisnya agar tidak punah, baik secara generatif (kawin) maupun vegetatif (tidak kawin).
6. Peka Terhadap Rangsang
Kemampuan merespons rangsangan luar (cahaya, suhu, sentuhan, bau). Contoh: Daun putri malu mengatup bila disentuh, mata silau saat terkena cahaya terang.
7. Mengeluarkan Zat Sisa
Membuang zat sisa metabolisme yang beracun. Contoh: Manusia berkeringat dan buang air kecil, tumbuhan mengeluarkan uap air melalui daun (transpirasi).
ð Benda Mati vs Makhluk Hidup
ðŠĻ Benda Mati (Abiotik)
Tidak memiliki salah satu atau lebih dari 7 ciri kehidupan di atas.
ðŋ Makhluk Hidup (Biotik)
Memiliki seluruh 7 ciri kehidupan secara lengkap.
ð B. Klasifikasi Makhluk Hidup
Di Bumi terdapat jutaan jenis hewan dan tumbuhan. Untuk memudahkan dalam mengenali, membandingkan, dan mempelajari makhluk hidup tersebut, para ilmuwan mengelompokkannya dalam sebuah sistem yang disebut Klasifikasi (Taksonomi). Bapak Taksonomi modern adalah Carolus Linnaeus.
ð️ 1. Tingkatan Takson
Takson adalah kelompok makhluk hidup yang anggotanya memiliki banyak persamaan ciri. Semakin tinggi tingkatan takson, semakin banyak anggotanya, tetapi semakin sedikit persamaan cirinya. Sebaliknya, semakin rendah tingkatan takson, anggotanya semakin sedikit namun persamaan cirinya semakin banyak.
Anggota Semakin Banyak
Persamaan Ciri Semakin Sedikit
Anggota Semakin Sedikit
Persamaan Ciri Semakin Banyak
| Bahasa Latin/Ilmiah | Bahasa Indonesia | Keterangan |
|---|---|---|
| Regnum / Kingdom | Kerajaan / Dunia | Tingkatan tertinggi (misal: Animalia, Plantae) |
| Phylum / Divisio | Filum / Divisi | Filum untuk hewan, Divisi untuk tumbuhan |
| Classis | Kelas | Contoh: Kelas Mamalia, Kelas Burung (Aves) |
| Ordo | Bangsa | Contoh: Karnivora, Herbivora |
| Familia | Suku | Berakhiran -ceae (tumbuhan), -idae (hewan) |
| Genus | Marga | Kelompok spesies yang sangat mirip |
| Species | Spesies / Jenis | Tingkatan terendah dan paling spesifik |
ð 2. Tata Nama Ganda (Binomial Nomenclature)
ðĻðŽ Aturan Penamaan Carolus Linnaeus
Agar ilmuwan di seluruh dunia tidak bingung dengan nama lokal hewan/tumbuhan, Carolus Linnaeus menciptakan aturan penamaan ilmiah yang baku:
- Terdiri dari dua kata dalam bahasa Latin
- Kata pertama menunjukkan Genus (Marga), diawali dengan huruf kapital
- Kata kedua menunjukkan Species (Jenis), diawali dengan huruf kecil
- Kedua kata harus dicetak miring (italic) jika diketik, atau digarisbawahi terpisah jika ditulis tangan
ðĄ Contoh Penulisan:
ð 3. Kunci Determinasi (Dikotomi)
ð Apa itu Kunci Determinasi?
Kunci determinasi adalah petunjuk praktis yang memuat daftar ciri-ciri makhluk hidup secara berlawanan (dikotomi) untuk mengidentifikasi kelompok makhluk hidup dari kingdom hingga spesies. Digunakan seperti "peta" untuk menemukan identitas suatu organisme.
ð C. Sistem Klasifikasi 5 Kingdom
Ilmuwan R.H. Whittaker mengelompokkan makhluk hidup di Bumi ke dalam 5 Kingdom (kerajaan) utama berdasarkan susunan sel dan cara memperoleh makanannya:
1. Monera
Makhluk hidup bersel satu (uniseluler) yang tidak memiliki membran inti sel (Prokariotik).
2. Protista
Makhluk hidup bersel satu atau banyak yang sudah memiliki membran inti sel (Eukariotik) namun strukturnya masih sangat sederhana.
- Protista mirip hewan (Protozoa: Amoeba, Paramecium)
- Protista mirip tumbuhan (Alga/Ganggang)
- Protista mirip jamur
3. Fungi (Jamur)
Makhluk hidup eukariotik yang tidak memiliki klorofil (tidak bisa berfotosintesis). Mendapatkan makanan dengan menyerap sisa-sisa makhluk hidup lain (saprofit). Tubuhnya tersusun dari hifa (benang halus).
4. Plantae (Tumbuhan)
Makhluk hidup eukariotik bersel banyak yang memiliki dinding sel dan klorofil sehingga dapat membuat makanan sendiri (autotrof).
ðŋ Sub-Kelompok Plantae (Tumbuhan)
ðą Bryophyta
Tumbuhan Lumut
Belum memiliki akar, batang, dan daun sejati. Berpembuluh sangat sederhana.
ðŋ Pteridophyta
Tumbuhan Paku
Sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati. Berkembang biak dengan spora.
ðļ Spermatophyta
Tumbuhan Berbiji
Dibagi menjadi Gymnospermae (berbiji terbuka: Pinus, Melinjo) dan Angiospermae (berbiji tertutup: Mangga, Padi).
5. Animalia (Hewan)
Makhluk hidup eukariotik bersel banyak yang tidak memiliki dinding sel maupun klorofil (heterotrof). Dapat bergerak aktif.
ðū Sub-Kelompok Animalia (Hewan)
ðĶī Pembagian Berdasarkan Tulang Belakang
ð Avertebrata
Tidak bertulang belakang
- Porifera: Hewan berpori
- Vermes: Cacing
- Mollusca: Hewan lunak
- Arthropoda: Hewan berbuku-buku
ðĶī Vertebrata
Bertulang belakang
- Pisces: Ikan ð
- Amfibi: Katak ðļ
- Reptilia: Reptil ðĶ
- Aves: Burung ðĶ
- Mamalia: Hewan menyusui ð
ðŊ Ringkasan 5 Kingdom
- Monera: Prokariotik, uniseluler (bakteri)
- Protista: Eukariotik sederhana (amoeba, alga)
- Fungi: Eukariotik, tidak berklorofil, menyerap makanan (jamur)
- Plantae: Eukariotik, berklorofil, autotrof (tumbuhan)
- Animalia: Eukariotik, heterotrof, dapat bergerak aktif (hewan)
ð Tantangan Detektif Biologi!
Amati lingkungan sekitarmu! Cari 5 makhluk hidup yang berbeda di rumah, sekolah, atau taman.
Untuk setiap makhluk hidup yang kamu temukan, coba identifikasi:
- Masuk kingdom manakah ia? (Monera, Protista, Fungi, Plantae, atau Animalia)
- Ciri kehidupan apa saja yang dapat kamu amati?
- Apakah ia vertebrata atau avertebrata? (untuk hewan)
Tuliskan hasil pengamatanmu di kolom komentar! Bagikan penemuanmu dengan teman-teman! ð
ð Selamat! Kamu Telah Menyelesaikan Bab 5
Sekarang kamu sudah memahami 7 ciri kehidupan yang membedakan makhluk hidup dari benda mati, sistem klasifikasi taksonomi dari Kingdom hingga Species, aturan tata nama ganda Binomial Nomenclature, serta pembagian 5 Kingdom makhluk hidup di Bumi!
Pengetahuan ini adalah fondasi untuk memahami keanekaragaman hayati yang luar biasa di planet kita, mulai dari bakteri mikroskopis hingga paus biru raksasa!
Sampai jumpa di Bab berikutnya! ð

Post a Comment for "Bab 5 - Karakteristik dan Klasifikasi Makhluk Hidup"